SEKILAS INFO
24-06-2018
  • 8 bulan yang lalu / PSB tahun ajaran 2018/2019 mulai 05 Oktober 2017
  • 8 bulan yang lalu / Pendaftaran Siswa Baru SMP Islam Annaba dan SMA Islam Annaba (Boarding School)
14
Okt 2016
2
Kelebihan Belajar di Pondok Pesantren

Saat ini banyak orang tua yang memutuskan mengirim putra putrinya ke sekolah berasrama (Boarding School) atau pondok pesantren, bukan lagi sebagai alternatif atau pilihan terakhir karena berbagai masalah dengan buah hatinya akan tetapi sebagai pilihan utama, apalagi saat ini sekolah-sekolah berasrama membuka pendaftaran jauh lebih awal dibanding sekolah-sekolah umum lainnya. Sehingga diharapkan anak-anak yang lolos dalam seleksi merupakan siswa-siswa yang mau belajar karena keinginan pribadi yang kuat, dibanding dorongan dari pihak lain.

Banyak kelebihan yang bisa didapatkan seorang anak ketika memutuskan untuk tinggal dipondok pesantren

1. Terjaga dalam pendidikan Agama

Tidak bisa dipungkiri merosotnya akhlak dan moral seseorang merupakan imbas dari kurangnya pendidikan Agama, hal inilah yang menjadi harapan sebagian besar orang tua yang memutuskan mengirim anaknya untuk belajar dipondok pesantren, karena berbeda dengan sekolah umum program pondok pesantren lebih menekankan kematangan emosional dan spiritual (EQ & SQ) disamping memupuk kecerdasan intelektual (IQ).

2. Berkesempatan Untuk Menghafal Al-Qur’an dan Terbiasa menjalankan Sunnah Nabi

Kelebihan lainnya tinggal dipondok pesantren, anak berkesempatan mempelajari Al-Qur’an, mempelajari bacaan dengan baik dan menghafalkannya, juga yang lebih utama lagi terbiasa menjalankan sunnah-sunnah nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seorang anak yang tinggal dipondok akan dituntut untuk mengaplikasikan sunnah nabi dalam aktifitas sehari hari, mulai dari hal-hal kecil seperti mengucapkan salam ketika bertemu, adab kepada orang yang lebih tua, mengerjakan sesuatu dengan tangan kanan, serta ibadah-ibadah lainnya.

3. Terjaga Dari Pengaruh Lingkungan Buruk

Lingkungan merupakan faktor utama yang membentuk karakter seseorang, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman –HR Abu Dâwud no. 4833 dan at-Tirmidzi no. 2378. (ash-Shahîhah no. 927)

Sudah dapat dipastikan, bahwa seorang teman memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap temannya. Teman bisa mempengaruhi agama, pandangan hidup, kebiasaan dan sifat-sifat seseorang.

 

4. Anak Lebih Mandiri

Seorang anak yang mulai hidup terpisah dari orangtua, perlahan lahan akan mengubah kebiasaannya, ia dituntut untuk mengusahakan semua hal yang menjadi kebutuhan pribadinya, menyesuaikan dengan tata tertib dan pola yang diberlakukan dipondok, sebagai contoh kecil kebiasaan anak membereskan lemari pakaian yang biasanya dikerjakan oleh ibunya atau asisten rumah tangga, ketika ia dipondok harus dikerjakannya sendiri.

5. Melatih disiplin dan terbiasa bekerja keras

Seorang siswa yang tinggal dipondok pesantren dituntut harus mengikuti semua tata tertib dan peraturan yang berlaku, yang bertujuan untuk melatih disiplin dan pola hidup, dimana semua kegiatan sudah dijadwalkan selama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam sepekan, dari sinilah timbul kesadaran seorang anak kapan waktunya dia belajar, kapan waktunya bermain dan kapan waktunya istirahat.

6. Memupuk rasa percaya diri

Sudah diketahui bersama, dipondok pesantren anak akan dibentuk untuk menjadi pribadi yang punya rasa tanggung jawab terhadap diri pribadi maupun lingkungan sekitar, mampu mengatur kelompok dan mampu untuk mengaktualisasikan diri, dimulai dengan keberanian untuk tampil didepan rekan-rekannya ketika membawakan suatu materi, membentuk kelompok diskusi, maupun kegiatan-kegiatan lainnya bersifat kerja sama antar siswa.

7. Terbiasa dengan Perbedaan Adat Kebiasaan

Pondok pesantren merupakan wadah dari siswa dari berbagai macam latar belakang etnis dan daerah, disini berkumpul perbedaan sosial, budaya dan adat kebiasaan, dalam hal ini seorang anak dituntut untuk mampu bersosialisasi dan beradaptasi dengan perbedaan-perbedaan tersebut, sehingga terbentuk rasa saling memahami dan menyayangi antar sesama.

8. Melatih kebiasaan berbahasa Asing

Disinilah kelebihan lain dari sebuah sekolah berasrama, anak akan mudah dikondisikan mempraktekan bahasa asing yang telah dipelajari, dalam hal ini bahasa Arab dan Bahasa Inggris, rata-rata lulusan dari pondok mampu aktif dalam kedua bahasa ini, minimal mereka mampu menguasai salah satunya, terutama dalam bahasa Arab.

solihin, Rabu, 4 Okt 2017

Alhamdulillah anak jd baik

Balas

Endank Soekamti, Kamis, 26 Okt 2017

Masya allah.. semoga kita diberkahi ilmu yang banyak

Balas

Pengunjung

Kategori

Agenda

9 Juli